KUA Tegalsiwalan Evaluasi Pelayanan dan Perkuat Gerakan MAHAR

Tegalsiwalan, 13 Agustus 2026 — Komitmen menghadirkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan berintegritas terus diperkuat Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui koordinasi internal yang secara rutin dilaksanakan setiap bulan.

Kegiatan koordinasi internal kali ini dihadiri Kepala KUA Kecamatan Tegalsiwalan, Ananto Pratikno, bersama Penyuluh Agama Islam, Penghulu, staf, dan paramubakti. Pertemuan menjadi ruang bersama untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.Salah satu pembahasan utama adalah evaluasi pelayanan, khususnya penguatan MAHAR (Mari Hindari Gratifikasi). Seluruh jajaran KUA kembali diingatkan agar memberikan pelayanan secara profesional, ikhlas, transparan, dan tidak mengharapkan pemberian dalam bentuk apa pun dari masyarakat.

Gerakan MAHAR dipandang penting untuk membangun kesadaran bersama bahwa pelayanan publik merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Masyarakat juga diharapkan memahami bahwa pelayanan di KUA harus berjalan sesuai ketentuan dan tidak perlu disertai pemberian hadiah atau imbalan kepada petugas.Selain membahas MAHAR, koordinasi internal juga menjadi sarana menyamakan persepsi, mengevaluasi berbagai kendala pelayanan, serta memperkuat komunikasi dan kerja sama antarpegawai. Dengan koordinasi yang dilakukan secara rutin, setiap unsur di KUA diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan pengalaman yang baik bagi masyarakat.

Kepala KUA Kecamatan Tegalsiwalan, Ananto Pratikno, menegaskan bahwa evaluasi rutin bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan bagian dari upaya menjaga kualitas dan integritas pelayanan.“Koordinasi internal ini menjadi momentum bagi kita untuk terus melakukan evaluasi dan memperbaiki pelayanan. Melalui MAHAR, kami ingin menegaskan bahwa pelayanan di KUA harus dilakukan dengan ikhlas, profesional, transparan, dan bebas dari gratifikasi. Kami mengajak seluruh jajaran untuk menjaga integritas, karena kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus kita pertanggungjawabkan,” tegas Ananto Pratikno.

Melalui koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan, KUA Kecamatan Tegalsiwalan berupaya membangun budaya kerja yang semakin solid sekaligus menghadirkan pelayanan keagamaan yang mudah, ramah, transparan, dan berintegritas bagi seluruh masyarakat.Pelayanan adalah amanah, integritas adalah harga diri, dan MAHAR adalah komitmen bersama untuk menolak gratifikasi.

Author: penyuluh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *