Bangun Kolaborasi Berdampak, Penyuluh Agama Islam Jalin Silaturahmi dengan Mitra Lintas Sektor

Tegalsiwalan (5 Juli 2026)–Dalam upaya memperkuat sinergi lintas sektor dan menghadirkan layanan keagamaan yang berdampak bagi masyarakat, Penyuluh Agama Islam KUA Tegalsiwalan Saiful Bahri, melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan berbagai mitra strategis di Yayasan Miftahul Huda Desa Sumberkelidung Kecamatan Tegalsiwalan pada Rabu 5 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala MTs Miftahul Huda, Pengurus Fatayat NU, Pegawai Keluarga Berencana (KB), serta Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Bapak Junaidi. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan untuk membangun kolaborasi yang lebih erat.

Silaturahmi ini bertujuan memperkuat koordinasi antarinstansi dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung program-program pembinaan keagamaan, pendidikan, pemberdayaan keluarga, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui komunikasi yang baik, setiap unsur diharapkan mampu saling mendukung sesuai tugas dan fungsinya sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Saiful Bahri menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan salah satu kunci keberhasilan pelayanan publik yang berdampak. Menurutnya, Penyuluh Agama Islam tidak dapat bekerja sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, baik lembaga pendidikan, organisasi perempuan, pendamping sosial, maupun instansi pemerintah lainnya. “Melalui silaturahmi ini, kami ingin memperkuat komunikasi, menyamakan visi, serta membangun kerja sama yang berkelanjutan agar program-program Kementerian Agama dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi semangat Kementerian Agama Berdampak, yaitu membangun pelayanan yang kolaboratif, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat melalui kemitraan yang harmonis dengan berbagai pihak.

Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antar mitra lintas sektor, diharapkan lahir berbagai program kolaboratif yang mampu memperkuat pendidikan keagamaan, ketahanan keluarga, serta pemberdayaan masyarakat di wilayah Kecamatan Tegalsiwalan.

Author: penyuluh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *